Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, sebanyak 171 mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur melakukan kunjungan ke IPAM Karangpilang pada 22- 28 April 2026. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok bergantian berkunjung ke IPAM Karangpilang dengan dipandu oleh Didik Hariyanto, Manajer Produksi Karangpilang didampingi jajaran SPV Pengolahan Karangpilang. “Generasi muda sangat penting dalam menciptakan masa depan lingkungan yang lebih baik. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan, khususnya untuk memperingati Hari Bumi.” ujar Louis Andilun Gatu, Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada.
Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan sekaligus refleksi peringatan Hari Bumi yang setiap tahunnya menjadi pengingat untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. “Kami selaku dosen pendamping sangat mengapresiasi PDAM yang telah mengakomodasi kunjungan mahasiswa kami. Terima kasih telah mengijinkan mahasiswa melihat proses pengolahan air secara langsung di unit pengolahan Karangpilang,” ujar Wahyu Ugroseno, Dosen Teknik Lingkungan UPN.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan penjelasan yang lengkap secara langsung mengenai seluruh proses pengolahan air, hingga akhirnya air didistribusikan kepada warga Kota Surabaya. Tidak hanya mempelajari proses teknis pengolahan air, mahasiswa juga diperkenalkan dengan sistem otomasi yang diterapkan di IPAM Karangpilang. Sistem ini berperan penting dalam mendukung efisiensi operasional, termasuk dalam proses pembersihan air dan pemeliharaan unit-unit pengolahan. Teknologi otomasi tersebut memungkinkan pengawasan kualitas air dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga secara optimal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur memperoleh pengalaman nyata mengenai pengelolaan sumber daya air yang dilakukan secara profesional dan berkelanjutan. Mereka tidak hanya belajar tentang teori di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana praktik pengolahan air menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
Peringatan Hari Bumi menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan pengelolaan air. Krisis lingkungan, perubahan iklim, pencemaran sumber air, hingga meningkatnya kebutuhan air bersih menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.
Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya terus berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan pelayanan air bersih yang berkualitas, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi publik terkait pentingnya menjaga sumber daya air. Melalui sinergi dengan institusi pendidikan, perusahaan berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa air merupakan aset kehidupan yang harus dijaga bersama.
Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya